banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

Proyek Keraton Mangkrak, Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas

SANGGAU, info-kalbar.com – Proyek pembangunan Keraton Penembahan H.M.Said Paku Negara, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Pembangunan Keraton Penembahan H.M.Said Paku Negara, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, yang diduga didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2019-2020 ini, bahkan diperkirakan bernilai miliaran rupiah. Namun sayangnya, hingga ini pembangunan Keraton belum kunjung selesai dan terkesan mangkrak.

Pantauan di lapangan, Sabtu (13/2/2021), proyek bernilai miliaran ini seperti terbengkalai. Pembangunan yang dikerjakan oleh salah satu Kontraktor Pelaksana, hanya sampai kerangka atap saja.

Anggaran yang menghabiskan dana miliaran rupiah itu, hingga Tahun 2020 berakhir belum bisa dimanfaatkan. Sementara menurut keterangan Plt Kadis Porapar Sanggau Rizma Aminin S.IP, M.Si., mengatakan silahkan hubungi bidang kebudayaan,” katanya ketika dihubungi via WhatssApp.

Sementara menurut Dino dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, pengelolaannya sudah di serah-terimakan kepada pihak Keraton Penembahan H.M.Said Paku Negara, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Sementara menurut keterangan salah satu sumber kepada info-kalbar.com mengatakan bahwa tanah dan bangunan tersebut di duga sudah di jual-belikan kepada salah seorang pengusaha di Jakarta. Sangat di sesalkan banyak pihak bila aset milik Negara berupa situs cagar budaya di perjual- belikan.

Diminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan atas adanya dugaan jual-beli situs cagar budaya tersebut.

Keraton Kerajaan Seri Belawan Pakoe Negara Sanggau( nama baru dari Keraton Penembahan H.M.Said Paku Negara )yang beralamat di Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas dengan Sultan Muda Dicky A. Padmadipoera saat berita ini dipublikasikan belum dapat diminta keterangan dan konfirmasinya.

(Liber)

Leave a Reply

Your email address will not be published.