Bupati Bengkayang Mendukung YIARI, Melindungi Hutan Lindung Serta Satwa Liar

Bengkayang, infokalbar.com – Menindaklanjuti perjanjian kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) atau International Animal Rescue (IAR) dengan Nomor : 003/PK/YIARI-KTG/VI/2021 Tentang Perlindungan Orangutan dan Satwa Liar lainnya serta Habitatnya di Provinsi Kalbar.

YIARI melakukan audiensi dan meminta tanggapan Bupati Bengkayang Senin (29/3/2021) Pukul 15.00 Wib dengan Surat Nomor : 204/YIARI-KTP/III/2021.

Hadir pada kegiatan kali ini Marius Marsellus,TJ, Argitoe Ranting, F Wendi Tamariska, Tri Giyat Desantoro, Yakobus dan Yoris dari YIARI, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata I Made Putra Negara,Asisten II Dody Waluyo, Perwakilan Bappeda Agustinus Syawal dan Sejumlah undangan lainnya

“Dari hasil rapat bersama Bapak Bupati beserta Organisasi Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang pada tanggal 2 November 2020 lalu tentang Kegiatan Perlindungan Satwa Liar dan Habitatnya, kami telah melakukan survei sarang Orangutan yang ada di hutan Lindung Gunung Bawang Kabupaten Bengkayang tanggal 24 Februari – 10 Maret 2021,” ujar Argitoe Ranting Kepala Program YIARI Kalbar.

“Adapun hasil survei menunjukkan bahwa sebaran orangutan berpusat pada wilayah utara hutan Lindung Gunung Bawang dengan perjumpaan sarang orangutan yang berada diantara dusun Molo Desa Seren Selimbau Kecamatan Lumar dan dusun Bekuan Desa Lembah Bawang Kecamatan Lembah Bawang.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyatakan Siap mendukung dan menjadikan kawasan hutan lindung Gunung Bawang menjadi hutan konservasi Orangutan yang harus di Lindungi

Termasuk keberadaan Orang hutan yang ditemukan di Dusun Molo dan Dusun Bekuan akan di jaga, dan siapapun pelaku yang merusak habitatnya akan di tindak,’ tegas Darwis

Selain itu, Darwis mengatakan dengan adanya aktivitas Illegal seperti penambangan tampa ijin dan Illegal Logging akan diberantas, termasuk aktivitas Kebun Sawit yang menyasar ke Gunung Bawang akan dihentikan.

Kemudian, ada beberapa kawasan yang wajib di Lindungi Seperti Bukit Sekayok, Gunung Niut dan kawasan lainnya juga akan menjadi perhatian serius Pemkab Bengkayang.

F.Wendi Tamariska Pemerhati Lingkungan IAR Menegaskan, Kurangnya selama ini perhatian Lembaga yang bergerak di Bidang Lingkungan di Bengkayang.

Putra Kelahiran Serukam Desa Pasti Jaya Kecamatan Samalantan ini mengaku sangat prihatin dan meminta agar kita peduli terhadap keberadaan lingkungan dan konservasi alam, serta Orangutan yang ada di kawasan hutan lindung gunung bawang harus dindungi.

IAR memiliki wilayah kerja di Ketapang , Melawi Kalbar, Wilayah Kerja juga ada di Bogor dan Lampung dan Saat ini kita hadir juga di Bengkayang.

IAR diberikan keleluasaan kerja di Wilayah Seluruh Indonesia, IAR berjuang di Bengkayang agar tahu ternyata Populasi Orangutan ada yang harus dijaga dan lindungi.

Komitmen Pemkab Bengkayang saat ini yang menerima dan mendukung keberadaan IAR, maka akan diperhatikan sebaiknya.

IAR sendiri berkomitmen terhadap tugas dan tanggung jawab bukan saja untuk pelestarian alam, orangutan dan hewan liar yang dikindungi lainnya, akan tetapi Pembangunan Sebenarnya ada dua aspek yakni aspek SDA dan SDM, namun management pengelolaan harus baik,’ ujar Wendi.

Selain itu, hal utama kawasan Hutan Lindung Gunung Bawang adalah Air bersihnya yang sangat baik menjadi keberadaan biotik dan abiotik benda mati dan hidup,” tutup Wendi. (Kurnadi/JVL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *