banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

Pangdam XII/TPR Melantik 500 Prajurit Tamtama TNI AD

Singkawang, infokalbar.com – Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad secara resmi menutup pendidikan sekaligus melantik dan mengambil sumpah sebanyak 500 (Lima Ratus) prajurit Tamtama TNI AD bertempat di Tribun Lapangan Sapta Marga, Makorindam XII/Tpr, Kota Singkawang. Acara penutupan pendidikan yang juga dihadiri oleh para Pejabat Utama Kodam XII/Tpr, Danrindam XII/Tpr, Kolonel Inf Washington Simanjuntak, S. Hub. Int., serta tamu undangan lainnya di acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan. Sabtu (10/4/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini menandakan bahwa para mantan siswa Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) secara resmi memperoleh pengakuan dari negara dan mendapat status sebagai Prajurit TNI AD yang berkewajiban untuk setia secara lahir dan batin kepada NKRI.

Sebelum dilantik dan di diambil sumpah oleh Pangdam, para Prajurit Muda tersebut telah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama PK TNI AD Gelombang II TA 2020 selama 5 bulan 2020 atau 20 minggu di Secatam Rindam XII/Tpr, sejak dibuka pada Senin (23/10/2020) hingga ditutup Sabtu (10/4/2021).

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam amanatmya menegaskan, tuntutan sebagai Prajurit TNI AD di masa depan, mencakup kesiapan fisik yang prima disertai kemampuan dan keterampilan. Untuk itu, tuntutam prajurit agar selalu memelihara dan meningkatkanfiaik yang prima disertai kemampuan dan keterampilan menjadi kebutuhan yang paling hakiki.

“Selalu tingkatkan budaya belajar dan berlatih yang mengacu kepada Tri Pola Dasar Pendidikan yang meliputi aspek fisik, mental dan intelektual secara seimbang.
Sehingga, kalian akan memberikan andil yang besar bagi terbentuknya sumber daya prajurit yang berkualitas, tanggap, tanggon, dan trengginas, sesuai postir prajurit yang ideal,” tegas Pangdam.

Pangdam XII/Tpr juga berpesan, bahwa perubahan status dari sipil menjadi Tamtama TNI AD, membawa konsekuensi logis sebagai awal dari tuntutan tugas yang harus diemban menjadi abdi negara dibidang pertahanan dan sebagai amanah yang harus dipertanggung jawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, kepada TNI, Rakyat,Bangsa dan Negara. Diakhir acara,pPangdam didampingi Danrindam XII/Tpr dan para tamu undangan memberikan ucapan selamat dan menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan 500 prajurit dalam menyelesaikan pendidikanya,” tutupnya. (jvl/tasya)

Leave a Reply

Your email address will not be published.