banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

SAH! Masyhudi Terpilih Sebagai Ketum Pengprov Perbakin Kalbar

Pontianak, infokalbar.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat Masyhudi resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Kalbar Masa Bakti 2021-2025.

Hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-2 yang berlangsung secara virtual di Ruang Pontive Center, Sabtu 31 Juli 2021.

Dalam pernyataannya, Masyhudi menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan seluruh insan atlet Perbaikin Kalbar.

Masyhudi mengatakan banyak program yang harus dilaksanakan atau dikerjakan program jangka pendek, menengah dan program jangka panjang. Sarana prasana saat ini belum menunjang belum adanya secretariat pengprov perbakin, lapangan tembak perbakin, kurangnya senjata, amunisi dan alat penunjang lainnya.

Dalam kesempatan itu Masyhudi bertekad untuk Memperkenalkan olahraga menembak, penggunaan, keamanan dan perizinan kepemilikan senjata khususnya di sekolah-sekolah ntuk mencari atau membina atlet menembak dari unsur TNI/Polri atau sipil dan masyarakat juga di sekolah-sekolah.

Masyhudi juga menjelaskan bahwa yang paling utama adalah konsolidasi demi kemajuan Perbakin Kalbar, kedepankan persatuan, persaudaraan dan kekompakan.

“Buat program tidak perlu terlalu muluk-muluk, namun yang sederhana tapi benar-benar bisa dilaksanakan. Ada Event-event yang akan dilaksanakan kejuaraan menembak dalam rangka memperingati hari kemerdekaan yang rencananya akan dilaksanakan 18 Agustus 2021,” tuturnya.

Masyhudi mengakui kedepan tugas Perbakin Kalbar sangat banyak, berat dan perlu di Tindak Lanjuti dengan kesungguhan, keikhlasan, dan semangat untuk kebersamaan, kekompakan untuk prestasi yang membawa nama daerah, Bangsa/Negara di Internasional.

“Terimakasih atas pilihan kepercayaan dan amanah kepada saya, Salam Olahraga,” ucap Dr. Masyhudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.