mgid.com, 605850, DIRECT, d4c29acad76ce94f
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Peringati HANTARU, BPN Sanggau Bagi-Bagi Sertifikat Tanah

  • Share

SANGGAU, infokalbar.com – Bupati Sanggau, Paolus Hadi menjadi pembina upacara pada Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) di Halaman Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar. Jumat 24 September 2021.

Upacara diikuti oleh seluruh pejabat dan staf aparatur sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanggau membacakan sambutan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang RI yang mana Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2021 ini mengambil tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional”.

“Dengan maksud melaksanakan undang-undang cipta kerja dan turunannya untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia dengan cara memberikan kemudahan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta mendorong investasi,” ucap Bupati Paolus.

“UUCK atau Undang-Undang Cipta Kerja yang salah satu tujuannya adalah memperbaiki persoalan perizinan kegiatan berusaha, memberi ruang yang lebih luas dan peran penting bagi tata ruang sebagai ujung tombak dalam memberi ruang izin berusaha. Dukungan terkait kemudahan perizinan diberikan melalui penyederhanaan persyaratan dimana hanya ada tiga persyaratan dasar yang ditentukan dalam rangka kegiatan berusaha yaitu, kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang atau KKPR Persetujuan lingkungan dan Detail Tata Ruang (DTR) yang bersama-sama pemerintah daerah yang harus kita dorong dan percepat penerbitannya,” lanjutnya.

Terkait tata ruang ini, Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan inovasi dan terobosan Geographic Information System Tata Ruang atau GIS TARU. Pelayanan pertanahan secara elektronik ini nantinya akan meningkatkan efisiensi waktu biaya dan transparansi pelayanan. Presiden telah menyerahkan sertifikat retribusi tanah objek reforma agraria dan hasil penyelesaian konflik pertanahan sebanyak 124.

“120 Sertifikat di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota. Selanjutnya, perlu dikawal mengenai pemberdayaan masyarakatnya atau akses reformnya untuk memastikan penerima sertifikat mendapat akses permodalan.” sambung Bupati.

Setelah membacakan sambutan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang, Bupati selanjutnya melakukan simbolisasi penyerahan sertifikat.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Sanggau Zulfitriansyah mengatakan, sertifikat yang dibagikan dalam kesempatan ini, sebanyak 371 sertifikat. 

Ia menyatakan, ratusan sertifikat ini merupakan bagian dari 124.120 sertifikat yang diserahkan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor,  pada Rabu (22/09/2021) lalu.

“Hari ini, bertepatan juga dengan Hari Ulang Tahun Ke-61, kemudian berkenaan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Pokok-Pokok Agraria, kami membagikan sedikitnya 371 sertifikat, khusus di Sanggau,” ucapnya.

Zulfitriansyah menuturkan, dari jumlah sertifikat tersebut, dua diantaranya merupakan sertifikat tanah untuk pembangunan rumah ibadah di wilayah Meliau. Kemudian, satu sertifikat pemisahan hak pakai atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau untuk kepentingan negara.

Sebelumnya, upacara tersebut turut dihadiri Kapolres Sanggau, AKBP Ade Kuncoro, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Affiansyah, perwakilan Kejari Sanggau, perwakilan Pengadilan Negeri Sanggau, Lurah Beringin, perwakilan Camat Kapuas, dan tamu undangan lainnya. (Rilis/Tasya)

  • Share