Berita  

Giliran Wartawan Tv One Dikeroyok Saat Liputan Sengketa Lahan

Keterangan foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Internet/Istimewa)
Keterangan foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Internet/Istimewa)

SUMUT, infokalbar.com – Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini korbannya merupakan salah seorang jurnalis Tv One, Asmar Beni. 

Dilansir dari Jpnn.com, Beni mengaku dikeroyok saat sedang melakukan peliputan sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan di Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

Alhasil, akibat insiden tersebut, Beni mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.

Atas kejadian ini, Beni pun telah melakukan pelaporan ke Polres Deli Serdang dengan nomor: LP/B/164/III/2022/SPKT/POLRESTA DELI SERDANG/POLDA SUMATERA UTARA. 

Kronologis

Beni mengaku peristiwa pengeroyokan yang dialaminya berawal saat eksekusi lahan di Desa Dalu X A mulai terjadi bentrok, antara warga dengan Satpol PP serta serikat pekerja PTPN II. 

Saat itu, dia mengaku sedang mengambil video untuk kebutuhan kerjanya. Namun, tiba-tiba dia ditangani oleh sejumlah orang yang terdiri dari Satpam dan serikat pekerja PTPN II. 

“Saya sedang mengambil gambar bentrok, tiba-tiba datang sekitar tujuh orang dari Satpam, serikat pekerja PTPN II dan lain sebagainya,” kata Beni seusai membuat laporan ke polisi, Kamis (24/03/2022). 

Sontak Beni pun langsung menunjukkan kartu identitas wartawannya kepada orang tersebut. Namun, para terduga pelaku penganiayaan tidak menggubris dan langsung memukulnya. 

“Mereka memukulinya sangat beringas. Padahal, sudah saya bilang dari TV One,” ujarnya. 

Beruntung, saat kejadian itu, Beni langsung ditolong oleh sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian. Namun, akibat kejadian itu, Beni mengalami luka di bagian kepala dan muka. 

“Nyawa aku selamat setelah diselamatkan oleh warga sekitar lokasi kejadian,” kata Beni.

Atas kejadian ini, Beni meminta agar aparat kepolisian segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman yang sepantasnya.

“Saya berharap para pelaku segera ditangkap,” harapnya. 

Menanggapi laporan itu, Kapolresta Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji mengatakan pihaknya telah melalukan penyelidikan terkait kasus dugaan penganiayaan tersebut. 

“Kami sedang melakukan penyelidikan,” ujarnya. (FikA)

Sumber: Jpnn.com