Berita  

Berhasil Tangkap DPO Kasus Illegal Mining, Tindak Indonesia Apresiasi Kinerja Polda Kalbar dan Polres Kapuas Hulu

PONTIANAK, infokalbar.com – Koordinator Wilayah LSM Tindak Indonesia, Bambang Iswanto, mengapresiasi kinerja Kepolisian Daerah (Polda Kalbar) dan Polres Kapuas Hulu yang telah berhasil menangkap Rian Afriza alias Badong–tersangka DPO kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Suruk, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Polda Kalbar melalui Polres Kapuas Hulu beserta jajarannya dalam melakukan penangkapan terhadap DPO (Daftar Pencarian Orang) Rian Afriza alias Badong yang buron selama ini,” ujarnya kepada redaksi, Selasa (05/04/2022).

“Tindak sangat mendukung kinerja kepolisian Polda Kalbar dan Polres Kapuas Hulu di dalam melakukan tindakan persuasif maupun preventif terhadap pelaku PETI di wilayah hukum Polda Kalbar khususnya kabupaten Kapuas hulu,” tegasnya lagi.

Lebih jauh, Bambang menyatakan, di dalam undang-undang, pelaku pertambangan tanpa izin (illegal mining) jelas menyalahi aturan hukum dan lingkungan, dan sudah semestinya pula para pelaku tersebut mendapat tindakan tegas secara hukum oleh pihak yang berwenang.

“Setelah sekian lama dicari, akhirnya, DPO kasus PETI bernama Rian Efriza alias Badong berhasil ditangkap oleh Unit Opsnal Satreskrim Polres Kapuas Hulu Polda Kalbar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kapuas Hulu, melalui kasat Reskrimnya, IPTU Moh Imam Reza menerangkan, bahwa Rian Afriza alias Badong ditangkap saat berada di rumah istrinya yang beralamat di Desa Tutup, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (04/04/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

“Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Mapolres Kapuas Hulu,” ungkap Imam.

Imam menjelaskan, Rian Afriza alias Badong ditangkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat. Dimana saat itu, tim Opsnal Reskrim Polres Kapuas Hulu langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Saat ini Rian Afriza alias Badong akan diserahkan ke Kejari Kapuas Hulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar imam. (M Tasya)