Berita  

Proyek Pembangunan Gedung SDN 17 Paci Desa Karangan Dipertanyakan Masyarakat ?

LANDAK, infokalbar.com

Proyek pembangunan gedung SDN 17 Paci desa Karangan kecamatan Mempawah Hulu kabupaten Landak, dipertanyakan masyarakat setempat.

Hal ini disampaikan oleh salah seorang warga setempat karena menurutnya sejak dimulainya pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan gedung sekolah dasar tersebut hingga saat ini tidak dipasang papan informasi / papan nama proyek .Selain itu menurutnya bahwa proyek pembangunan gedung tersebut tidak jelas.

Masyarakat wajib mengetahui mengenai proyek yang ada di daerahnya ,mengenai sumber dana ,nama kontraktor pelaksana dan lain -lain nya ,akan tetapi jika seperti ini terkesan proyek tersebut ditutup tutupi .

Sehingga menimbulkan pertanyaan dari masyarakat setempat di Desa Karangan, karena pihak sekolah serta kontraktor pelaksana proyek pembangunan SDN 17 Paci tidak terbuka dan tidak pernah adanya sosialisasi terhadap masyarakat .

Perlu diketahui proyek ini sudah lama dan pengerjaan nya sangat jauh terlambat bayangkan saja pekerjaan ini di mulai sekitar bulan September tahun 2022 namun hingga hari ini tanggal 7 Juni 2023 proyek ini belum selesai.

Berdasarkan hasil pantauan media ke lokasi bangunan tersebut terlihat persentase nya berkisar 60 – 70% sehingga bangunan ini masih sulit untuk selesai dalam waktu dekat.

Bejo, mengaku selaku perwakilan dari kontraktor pelaksana saat diminta keterangannya mengatakan, bahwa benar ada keterlambatan itu karena banyak pekerjaan tambahan.

“Anggaran bangunan tersebut menurut keterangannya sebesar Rp. 2,4 Miliar ( dua milyar emat ratus ribu rupiah) ,akan tetapi itupun tidak bisa pastikan pokoknya perkiraan nya segitu, nanti saya coba ke kantor untuk menanyakan papan informasi anggarannya,” kata Bejo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak Hery Mulyadi mengatakan terkait pelaksanaan pembangunan SDN 17 Paci tersebut dikelola oleh Balai Prasarana Kementerian PUPR Provinsi dan kami sebagai Disdikbud kabupaten Landak tidak mempunyai kewenangan.

Leriana selaku kepala sekolah SDN 17 paci mengatakan kegiatan belajar mengajar tetap lancar dan tidak ada kendala, namun terkait pekerjaannya saya tidak tahu karena semua yang mengurus adalah kontraktor pelaksana.

“Saya tidak tahu menahu terkait pembangunan yang dilaksanakan tersebut, dan untuk kegiatan belajar mengajar selama masih lancar tidak ada kendala,” tutupnya.

PPK Balai Kementrian PUPR saat diminta keterangan dan komfirmasi nya melalui pesan WhatsApp ke nomor selulernya ,hanya dibaca dan tidak menjawab.

(Gones)