mgid.com, 605850, DIRECT, d4c29acad76ce94f
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Siswi Pelajar SDN 2 Ilir Kota Dikabarkan Meninggal Akibat DBD

  • Share

SANGGAU, INFOKALBAR.COM

Siswi Pelajar SDN 2 Ilir Kota Dikabarkan Meninggal Akibat Demam Berdarah Dengeu (DBD) siswi kelas 2 Sekolah Dasar Negri (SDN) 2 Ilir Kota di Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau ini sempat mendapatkan perawatan dari pihak medis RSUD M. Th Djamen Sanggau.

Wakil Kepala Sekolah SDN 2 Sanggau, Sri Yuniarti Kamis (9/11) meyampaikan pihak sekolah terpaksa harus pulang lebih awal untuk melayat ke rumah duka, yang jaraknya tidak jauh dari SDN 2 Sanggau.

“Jadi tadi murid sekolah pulang lebih awal dari hari biasanya, karna melayat dirumah duka,” terangnya.

Ia mengatakan sudah dua siswa di SDN 2 yang terkena DBD satu diantaranya dinyatakan sembuh setelah dirawat di ruang ICU RSUD M. Th Djamen Sanggau.

“Jadi Ada Dua siswa kami yang terkena DBD, satu sudah sembuh dan satunya lagi atasnama Zahra murid kelas 2 C tidak selamat dan meninggal dunia tadi pagi,” ujarnya.

Sebelumnya pihak sekolah juga sudah melakukan upaya pncegahan, dengan meberikan minyak serai yang dipercaya dapat mengusir nyamuk dan mencegah gigitan nyamuk ke tubuh siswa di sekolah tersebut.

Kondisi sekolah SDN 2 Ilir Kota adalah kawasan rawa yang bayak digenangi air, yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

meski pihak sekolah selalu menjaga kebersihan dan menerapkan pola sehat di ruang sekolah, tidak menutup kemungkinan nyamuk datang dari lingkungan samping sekolah yang rawa dan berparit.

Pihak Sekolah SDN 2 berharap Dinas Keshatan Kabupaten Sanggau melalui Pukesmas yang ditunjuk untuk segera melakukan fogging di lingkungan sekolah.

swi kelas 2 Sekolah Dasar Negri (SDN) 2 Ilir Kota di Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau meninggal dunia ia diduga terkena DBD dan sempat mendapatkan perawatan dari pihak medis.

Wakil Kepala Sekolah SDN 2 Sanggau, Sri Yuniarti Kamis (9/11) meyampaikan pihak sekolah terpaksa harus pulang lebih awal untuk melayat ke rumah duka, yang jaraknya tidak jauh dari SDN 2 Sanggau.

“Jadi tadi murid sekolah pulang lebih awal dari hari biasanya, karna melayat dirumah duka,” terangnya.

Ia mengatakan sudah dua siswa di SDN 2 yang terkena DBD satu diantaranya dinyatakan sembuh setelah dirawat di ruang ICU RSUD M. Th Djamen Sanggau.

“Jadi Ada Dua siswa kami yang terkena DBD, satu sudah sembuh dan satunya lagi atasnama Zahra murid kelas 2 C tidak selamat dan meninggal dunia tadi pagi,” ujarnya.

Sebelumnya pihak sekolah juga sudah melakukan upaya pncegahan, dengan meberikan minyak serai yang dipercaya dapat mengusir nyamuk dan mencegah gigitan nyamuk ke tubuh siswa di sekolah tersebut.

Kondisi sekolah SDN 2 Ilir Kota adalah kawasan rawa yang bayak digenangi air, yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

meski pihak sekolah selalu menjaga kebersihan dan menerapkan pola sehat di ruang sekolah, tidak menutup kemungkinan nyamuk datang dari lingkungan samping sekolah yang rawa dan berparit.

Pihak Sekolah SDN 2 berharap Dinas Keshatan Kabupaten Sanggau melalui Pukesmas yang ditunjuk untuk segera melakukan fogging di lingkungan sekolah. (*)

  • Share