Festival Drama Pelajar SMP Sanggau Angkat Cerita Rakyat Lokal, Disdikbud Dorong Pendidikan Berkarakter

Festival Drama Pelajar SMP Sanggau Angkat Cerita Rakyat Lokal, Disdikbud Dorong Pendidikan Berkarakter
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sanggau sukses menggelar Festival Drama Pelajar tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Sanggau di Balai Betomu, Selasa 16 September 2025. (Kornelis)

Sanggau, Infokalbar.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sanggau sukses menggelar Festival Drama Pelajar tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Sanggau di Balai Betomu, Selasa 16 September 2025.

Ajang ini menjadi ruang kreatif bagi siswa dan guru untuk mengekspresikan bakat seni peran dengan mengangkat tema cerita rakyat khas Sanggau. Sebanyak 24 sekolah ikut ambil bagian, menghadirkan total 168 peserta yang terdiri dari enam siswa dan satu guru pendamping tiap sekolah.

Ketua panitia, Teofilus Panggilingan yang juga (Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMP Kabupaten Sanggau), ini menegaskan tujuan festival ini tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga pembinaan bakat dan penguatan karakter.

“Drama memiliki nilai edukatif, estetis, dan sosial. Harapannya, kegiatan ini menumbuhkan kecintaan pada seni pertunjukan sekaligus mempererat persaudaraan antar-sekolah,” ujarnya.

Kepala Disdikbud Kabupaten Sanggau Alipius, yang membuka kegiatan menilai festival drama merupakan bagian penting dalam program pendidikan berkarakter.

“Pendidikan bukan hanya soal akademik. Seni drama melatih kreativitas, imajinasi, kepekaan sosial, dan rasa percaya diri anak-anak,” jelasnya.

Alipius menambahkan, pemilihan cerita rakyat lokal sebagai sumber inspirasi adalah langkah nyata melestarikan budaya daerah. Menurutnya, lewat panggung drama, nilai-nilai luhur dan pesan moral dari cerita rakyat bisa dihidupkan kembali.

Selain melatih keterampilan peran kegiatan ini juga mendorong budaya literasi. Siswa diajak membaca naskah, menghafal, hingga memainkannya di atas panggung. Ia pun berpesan agar para peserta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi.

Untuk menjaga kualitas penilaian panitia menghadirkan tiga praktisi seni pertunjukan sebagai dewan juri: David Dino Wijayanto, S.Sn., Prasetya Adhitama, dan Sunaryo Adema. Sementara itu, tim EO dari Yaya Karya turut mendukung kelancaran acara.

Festival drama pelajar ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sanggau tahun 2025. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memajukan seni budaya, tetapi juga memperkuat karakter peserta didik dan mengembangkan potensi generasi muda di Sanggau.