MEMPAWAH, Infokalbar.com – Infrastruktur pembawa berkah. Pembangunan infrastruktur peninggian badan jalan ruas Sei Pinyuh-Sebadu, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, membawa angin segar bagi mobilitas warga.
Proyek strategis di bawah naungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat ini terbukti efektif mengatasi keluhan tahunan terkait genangan air yang kerap melumpuhkan akses masyarakat.
Kini, jalan tersebut tampil lebih tangguh, memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi pengguna jalan setiap harinya.
Lonjakan Ekonomi Lokal
Dampak positif proyek ini terasa nyata pada nadi perekonomian masyarakat sekitar. Peningkatan kualitas aksesibilitas jalan mempercepat distribusi hasil bumi dan arus perdagangan antarwilayah.
Warga setempat kini merasakan kemudahan akses yang sebelumnya terhambat banjir. Sinergi antara pemerintah pusat melalui pendanaan APBN 2026 dan kebutuhan nyata masyarakat terwujud harmonis, menciptakan efek domino positif bagi kesejahteraan penduduk lokal di wilayah Mempawah.
Di tengah dinamika pembangunan, pentingnya validitas informasi menjadi prioritas utama untuk menghindari disinformasi.
Isu miring mengenai ketidaksesuaian volume pekerjaan terbantahkan oleh fakta lapangan yang menunjukkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.
Prinsip “Saring sebelum Sharing” tetap menjadi kompas warga dalam menanggapi berbagai spekulasi.
Upaya menjaga integritas proyek, mulai dari pengawasan ketat terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB), kualitas material, hingga realisasi di lapangan, terus dikawal bersama.
Kolaborasi antara pihak BPJN Kalbar, pelaksana teknis, serta pengawasan intensif dari aparat penegak hukum (APH) dipastikan berjalan sesuai prosedur operasional standar (SOP) demi menjamin kualitas infrastruktur bagi publik.












