Target Cetak 10 Juta Kader, MPW Pemuda Pancasila Gelar Diklat Kaderisasi Utama

  • Share

PONTIANAK, infokalbar.com – Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kalimantan mengadakan pendidikan dan latihan (diklat) kaderisasi utama bertema “Grand Design dan Grand Strategi Ormas Pemuda Pancasila”. Acara ini berpusat di Gedung Diklat Bank Kalbar, Pontianak, pada Jumat-Sabtu (22-23/10/2022).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP), Arif Rahman mengatakan, sudah ada program dan target 10 juta kader yg memang hasil dan keputusan musyawarah besar PP kemarin di jakarta.

“Rangkaian dari kaderisasi untuk tingkat utama adalah lanjutan atau turunan dari program yang akan kita laksanakan dalam rangka menuju 10 juta kader,” katanya.

“Tapi disini juga akan diberikan materi-materi  yang memang berkaitan dengan bagaimana pengembangan potensi kader itu sendiri, dan bagaimana kader itu mampu mengembangkan potensi-potensi daerahnya terutama di kalimantan barat daerah yang kita anggap sebagai daerah miniatur,” ungkapnya

Lebih lanjut, Arif menjelaskan, memang semua suku ada di sini, jadi Kalimantan Barat dianggapnya juga sebagai barometer untuk wilayah kalimantan agar bisa menjadi citra untuk bangsa indonesia, makanya target dari kaderisasi ini adalah bagaimana menciptakan kader-kader yang potensial, mampu mengelola dirinya dan mengelola potensi  daerahnya untuk menuju kader sejahtera bagi Kalimantan Barat.

“Ini kader utama bukan kader baru tapi kita ada tahapan yaitu tahap pratama tahap tingkat kabupaten. Nah ini kader ditangani langsung oleh majelis nasional melalui MPW menciptakan kader-kader utama yaitu kader wanita yang nantinya akan menjadi instruktur dan mereka siap juga mengkader untuk wilayah-wilayah lainnya,” katanya.

Diterangkan bahwa majelis pimpinan cabang di Kalimantan Barat ini, supaya mereka juga menggaungkan kembali bagaimana penanaman nilai-nilai tentang ideologi Pancasila dan selalu menjadi kader terdepan untuk menjaga ideologi kita yaitu Pancasila dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kader Pemuda Pancasila harus menjadi motor penggerak Pancasila karena Pancasila adalah ideologi kita dalam bernegara, jangan sampai generasi pemuda kita tidak paham dengan Pancasila,” pungkasnya. (Yuni)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *