PONTIANAK, Infokalbar.com – Wisuda bukan garis akhir. Jumadi, wisudawan Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, menyebut momen itu awal tanggung jawab. Ia lulus selepas Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XXXVIII UPB Pontianak Tahun 2026, Kamis (1/10/2026).
“Bagi saya wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab. Semoga gelar akademik saya menjadi amanah dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Jumadi pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Jumadi bukan mahasiswa biasa. Ia menempuh S2 Hukum di UPB. Sebelumnya, ia sudah kuliah S3 Teologi konsentrasi Kepemimpinan Kristen.
Saat ini, ia menempuh S1 Hukum di Semarang. Tahap akhir skripsi sedang diselesaikan. Tiga jalur pendidikan berjalan beriringan. Baginya, mengatur waktu menjadi ujian terbesar.
“Selama menempuh pendidikan saya banyak menghadapi tantangan, hambatan. Salah satunya saya harus membagi waktu. Sebelum saya ambil S2 Hukum di UPB, saya sudah kuliah ambil S3 Teologi konsentrasi Kepemimpinan Kristen. Saya sedang kuliah ambil S1 Hukum di Semarang sekarang tahap penyelesaian skripsi. Memang membagi waktu susah, tidak gampang. Perlu ketekunan, tekad, kemauan. Akhirnya semua bisa saya selesaikan,” ucap Jumadi.
Bagi Waktu, Butuh Tekad
Kisah Jumadi menggambarkan semangat belajar lintas disiplin. Hukum, teologi, kepemimpinan, tiga bidang berbeda. Ia tidak menyerah. Tekad kuat menjadi kunci.
Kebiasaan disiplin menjadi penopang. Dukungan keluarga dan kampus turut menguatkan. UPB Pontianak menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa dari berbagai daerah.
Kalimantan Barat memiliki banyak talenta. Sanggau, salah satu kabupaten di provinsi itu, menjadi asal pesan Jumadi.
Pesan Untuk Anak Sanggau
Jumadi menitipkan pesan kepada anak-anak masyarakat Sanggau, bahkan Kalimantan Barat. Ia mengajak semua orang terus belajar.
Usia bukan penghalang. Gelar bukan tujuan akhir. Ilmu harus terus diasah. Ia meminta generasi muda tidak cepat puas.
“Jangan pernah berhenti belajar. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Kuliah jangan pernah puas dengan gelar kita dapat. Jangan pernah puas dengan ilmu kita miliki,” tutur Jumadi.
Ilmu Jadi Bekal Karya
Menurut Jumadi, ilmu menjadi bekal berkarya. Ilmu menjadi modal mengabdi. Ilmu membawa manfaat bagi banyak orang. Pesan itu relevan di era perubahan cepat.
Dunia kerja menuntut adaptasi. Teknologi bergerak dinamis. Pendidikan formal tetap penting.
Pembelajaran sepanjang hayat sama penting. Semangat itu ia tunjukkan lewat langkah nyata. Tiga jenjang studi berjalan paralel. Ia membuktikan komitmen.
Momen wisuda UPB Pontianak 2026 menjadi titik balik. Jumadi menyebut gelar akademik sebagai amanah.
Amanah untuk masyarakat. Amanah untuk daerah. Amanah untuk bangsa. Ia ingin berkontribusi. Bidang hukum dan teologi memberi perspektif luas.
Kepemimpinan Kristen memperkaya wawasan. Kombinasi ilmu menjadi kekuatan. Ia siap melangkah.
Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XXXVIII UPB Pontianak Tahun 2026 berlangsung khidmat.
Keluarga wisudawan hadir. Suasana haru bercampur bangga. Kampus menegaskan komitmen mencetak lulusan berkualitas.
UPB Pontianak terus mendorong mahasiswa berprestasi. Jumadi menjadi contoh inspiratif. Meneladani kegigihan.
Jangan Cepat Puas Gelar
“Karena ilmu kita peroleh menjadi bekal untuk berkarya, mengabdi, dan membawa manfaat bagi banyak orang,” kata Jumadi.
Kalimat itu menutup pesan. Pendidikan bukan sekadar ijazah. Pendidikan membentuk karakter.
Pendidikan melatih ketekunan. Pendidikan menumbuhkan empati. Jumadi membuktikan. Jarak, waktu, kesibukan bukan alasan.
Semua bisa diatasi dengan tekad. Ia berharap anak Sanggau dan Kalimantan Barat berani bermimpi. Berani kuliah. Berani belajar. Berani berkarya.
Semangat Belajar Tanpa Henti
Kisah Jumadi memberi cermin. Banyak orang menunda karena sibuk. Banyak orang ragu karena usia.
Banyak orang berhenti karena lelah. Jumadi memilih terus melangkah. Tiga studi berjalan. Skripsi dirampungkan. Wisuda dijalani.
Tanggung jawab dimulai. Ia mengingatkan, ilmu tidak berhenti di ruang kelas. Ilmu hidup dalam tindakan. Ilmu bermanfaat saat dibagikan. Ilmu mengangkat martabat.
Di Kota Pontianak Kalimantan Barat, semangat itu bergema. UPB Pontianak menjadi saksi. Rapat senat terbuka menjadi panggung.
Jumadi menjadi simbol. Simbol pembelajar sejati. Simbol ketekunan. Simbol pengabdian. Ia tidak ingin berpuas diri.
Ia ingin terus tumbuh. Pesannya sederhana: belajar tanpa henti. Tidak ada kata terlambat. Gelar bukan akhir. Gelar adalah amanah.
Amanah Bagi Masyarakat Luas
Wisuda ke-XXXVIII UPB Pontianak Tahun 2026 mencatat kisah ini. Jumadi, wisudawan sarjana dan pascasarjana, membawa pesan kuat. Pendidikan membuka jalan.
Ketekunan mengatasi hambatan. Kemauan mengalahkan keraguan. Ia mengajak semua orang terus belajar.
Anak Sanggau, Kalimantan Barat, Indonesia, dunia. Belajar sepanjang hayat. Ilmu untuk berkarya. Ilmu untuk mengabdi. Ilmu untuk manfaat.
Ia membuktikan, keterbatasan waktu bukan penghalang. Semua bisa diatasi.
“Semoga gelar akademik saya menjadi amanah dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Jumadi.












