Letjen TNI Iwan Setiawan Sah Jabat Pangkostrad, Jejak Langkah Perwira Baret Merah Berturut Mentereng

Letjen TNI Iwan Setiawan resmi jabat Pangkostrad Oktober 2026. Rekam jejak lengkap karier dari Kopassus, Papua, Kalimantan Barat hingga kepercayaan tertinggi negara.
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi jabat Pangkostrad Oktober 2026. Rekam jejak lengkap karier dari Kopassus, Papua, Kalimantan Barat hingga kepercayaan tertinggi negara.

CIMAHI, Infokalbar.com – Oktober 2026 menjadi babak bersejarah bagi Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan.

Mantan Pangdam XII/Tanjungpura Kalimantan Barat itu kini memegang tampuk komando Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.

Kursi ini termasuk posisi paling bergengsi sekaligus kekuatan pemukul terbesar di jajaran TNI Angkatan Darat.

Awal Langkah di Korps Baret Merah

Karier militer bermula 1993. Saat itu Iwan menjabat Komandan Unit Grup 2/Para Komando Kopassus sebagai perwira pertama.

Ia langsung turun ke lapangan mengasah kemampuan taktis operasional pasukan khusus.

Lima belas tahun kemudian, 2008, kepercayaan datang memimpin Komandan Batalyon 22/Manggala Yudha Grup 2 Kopassus berbasis Sukoharjo. Satuan ini dikenal sebagai ujung tombak kekuatan tempur elit.

Jalur teritorial mulai dijajaki 2010. Ia dipercaya memimpin Komando Distrik Militer 0608/Cianjur.

Pengalaman kembali ke Korps Baret Merah menyusul setahun setelahnya, menjabat Wakil Komandan Grup 2/Para Komando Kopassus. Posisi ini menempatkannya pada jajaran pimpinan langsung satuan tempur.

Mencetak Kader Pasukan Khusus

Tahun 2015 membawa amanah besar. Iwan ditunjuk memimpin Pusat Pendidikan Pasukan Khusus.

Di sana ia menyusun pola pembinaan kualitas mental sekaligus ketangguhan fisik setiap prajurit komando. Fondasi kekuatan pasukan khusus ditempa di bawah arahannya.

Tugas lintas pulau menyusul 2020–2021. Ia menjabat Komandan Resor Militer 173/Praja Vira Braja Biak, Papua.

Wilayah dengan dinamika pertahanan menantang ini menjadi saksi kenaikan pangkatnya menjadi Brigadir Jenderal. Pengelolaan keamanan di wilayah tersebut berjalan tegas dan terukur.

Memimpin Pasukan Elite Hingga Kalimantan

Tongkat pimpinan Korps Baret Merah dipegang 2022–2023. Sebagai Komandan Jenderal Kopassus, Iwan menyandang pangkat Mayor Jenderal. Seluruh jajaran pasukan khusus nasional berada di bawah kepemimpinannya.

Penugasan ke wilayah perbatasan datang 2023–2025. Ia dipercaya menjabat Panglima Daerah Militer XII/Tanjungpura yang membawahi Kalimantan Barat serta Kalimantan Tengah.

Pengelolaan pertahanan wilayah strategis perbatasan dijalankan dengan ketelitian tinggi.

Puncak Karier dan Harapan Penyegaran

Jabatan Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri diemban 2025–2026. Di sinilah ia resmi meraih bintang tiga pangkat Letnan Jenderal. Pusat ini menjadi rujukan utama pengembangan kekuatan infanteri Angkatan Darat.

Kenaikan menjadi Pangkostrad kini menutup rangkaian kepercayaan tersebut. Kepala negara menaruh keyakinan penuh atas kapasitas kepemimpinannya.

Rekam jejak operasi tempur serta prinsip tegas yang konsisten di lapangan diproyeksikan membawa penyegaran nyata bagi kesiapan siaga pasukan Kostrad.

Markas Besar Angkatan Darat memastikan upacara serah terima jabatan akan dilaksanakan segera.

Kesinambungan organisasi dijaga ketat agar tidak terganggu pelaksanaan tugas pertahanan negara.