ENTIKONG, Infokalbar.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong mulai mematangkan persiapan pemasangan fasilitas autogate di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.
Teknologi ini nantinya diharapkan mampu mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian bagi masyarakat yang melintas di perbatasan Indonesia-Malaysia. Persiapan tersebut ditinjau langsung oleh tim dari Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian dan Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Direktorat Jenderal Imigrasi pada Kamis (9/4/2026).
Dalam peninjauan itu, tim bersama jajaran Seksi TIKKIM Imigrasi Entikong melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jaringan, server, hingga kesiapan sistem pendukung yang nantinya digunakan untuk operasional autogate.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKKIM) Imigrasi Entikong, Andi Latenrisukki Pabbenteng, mengatakan penggunaan autogate menjadi bagian dari modernisasi layanan keimigrasian di wilayah perbatasan.
“Kehadiran autogate nantinya akan mempercepat alur pemeriksaan keimigrasian. Karena itu, kesiapan infrastruktur menjadi hal penting agar pelayanan berjalan maksimal tanpa kendala teknis,” ujarnya.
Menurut Andi, Imigrasi Entikong saat ini tengah melakukan peningkatan sistem jaringan di area konter pemeriksaan PLBN. Sistem yang sebelumnya menggunakan jaringan nirkabel atau WiFi akan ditingkatkan menjadi jaringan kabel terintegrasi berbasis LAN dan Fiber Optic.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas koneksi Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) sekaligus menghindari gangguan pelayanan akibat penumpukan data.
Selain itu, Imigrasi Entikong juga sedang menyiapkan jaringan internet cadangan melalui penyedia layanan internet mandiri atau Internet Service Provider (ISP) guna mendukung target zero downtime atau layanan tanpa gangguan.
Tak hanya soal jaringan, aspek ketahanan listrik juga menjadi perhatian. Untuk mengantisipasi gangguan listrik saat operasional berlangsung, pihak imigrasi akan memasang perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas besar pada perangkat penting pelayanan.
“Kami terus berkoordinasi dengan Direktorat TIK pusat terkait standarisasi perangkat pendukung. Prinsipnya, Imigrasi Entikong siap melakukan peningkatan infrastruktur agar inovasi autogate ini segera bisa digunakan masyarakat,” tambahnya. (Tasya)












