Sekda Kalbar Ajak Anak Muda Bangun Relasi dan Kompetensi Sejak Dini

Sekda Kalbar Ajak Anak Muda Bangun Relasi dan Kompetensi Sejak Dini. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, Infokalbar.com – Generasi muda Kalimantan Barat diminta untuk terus meningkatkan kemampuan diri dan memperluas jaringan sebagai bekal menghadapi persaingan serta tantangan di masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson, saat menghadiri Sharing Session bertema “Pengabdian Kepada Masyarakat, Kemitraan antara Kementerian Dalam Negeri” yang berlangsung di Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut Harisson, perkembangan zaman yang semakin cepat menuntut generasi muda untuk memiliki kompetensi yang memadai, karakter yang kuat, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai perubahan.

“Anak-anak muda harus terus meningkatkan kompetensi. Persiapkan diri sejak sekarang agar mampu menjadi pemimpin yang membawa perubahan positif bagi daerah maupun bangsa,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik semata. Kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, integritas, dan kemauan untuk terus belajar juga menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan masa depan.

Selain itu, Harisson mendorong generasi muda untuk mulai membangun jejaring dan relasi yang luas sejak dini. Menurutnya, jaringan yang baik dapat membuka banyak peluang serta memperkaya pengalaman dan wawasan.

“Mulailah membangun relasi yang luas, baik di tingkat daerah, nasional, maupun global. Jaringan yang baik akan membuka peluang dan memperkaya pengalaman,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran yang mampu memotivasi generasi muda untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan itu hadir Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Maris Gunawan Rukmana, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, serta para pelajar dan Praja Muda IPDN.

Sementara itu, Rifqinizamy Karsayuda mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kapasitas generasi muda melalui transfer pengetahuan, pengalaman, dan wawasan kebangsaan.

Hal senada disampaikan Direktur IPDN Maris Gunawan Rukmana yang menilai Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian dalam membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.