Erlina Norsan Apresiasi Kreativitas Kader pada Penyerahan Hadiah HKG PKK 2026

Erlina Norsan Apresiasi Kreativitas Kader pada Penyerahan Hadiah HKG PKK 2026.

Kubu Raya, Infokalbar.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Norsan, menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (28/7/2026).


Penyerahan hadiah menjadi penutup rangkaian perlombaan yang diikuti kader TP PKK dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Berbagai lomba tersebut digelar sebagai sarana meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kapasitas kader dalam mendukung pemberdayaan keluarga serta pembangunan masyarakat.


Sejumlah perlombaan yang dipertandingkan di antaranya Lomba Penyuluhan Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK), Lomba Parodi Kesehatan, Lomba Kreasi Busana, dan Lomba Rumah Dilan (Pendidikan dan Keterampilan).


Turut hadir Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, jajaran pengurus TP PKK Provinsi Kalbar, serta Ketua TP PKK kabupaten/kota beserta pengurus.


Dalam sambutannya, Erlina Ria Norsan mengapresiasi peningkatan kualitas penampilan para peserta yang dinilainya semakin baik dari tahun ke tahun.


“Alhamdulillah, saya melihat setiap tahun ada perkembangan yang sangat baik. Seluruh kader dari 14 kabupaten dan kota tampil semakin maksimal. Ini menunjukkan semangat belajar dan semangat berkarya para kader PKK terus meningkat,” ujarnya.


Ia menilai kreativitas kader terlihat jelas, khususnya pada Lomba Kreasi Busana yang memanfaatkan potongan kain sisa menjadi busana bernilai estetis.


“Kita melihat bagaimana potongan-potongan kain yang mungkin dianggap limbah ternyata dapat diolah menjadi busana yang indah. Ini membuktikan kreativitas kader PKK sangat luar biasa, mampu menghasilkan karya yang bernilai dari sesuatu yang sederhana,” katanya.


Erlina juga memastikan seluruh proses penilaian dilakukan secara profesional, objektif, dan independen oleh dewan juri sesuai bidang keahliannya.


“Seluruh perlombaan ini berjalan murni tanpa intervensi dari pihak mana pun. Penilaian dilakukan oleh lebih dari satu orang juri sesuai kompetensinya, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar objektif,” tegasnya.


Ia turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh prestasi.


“Bagi yang berhasil menjadi juara tentu layak mendapatkan penghargaan. Namun bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Semua telah memberikan penampilan terbaik dan menunjukkan dedikasi yang luar biasa untuk kemajuan PKK di daerah masing-masing,” tuturnya.


Menurut Erlina, setiap perlombaan memiliki tujuan strategis dalam meningkatkan kemampuan kader agar dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Lomba KISAK, misalnya, bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan, sementara Lomba Parodi Kesehatan menjadi media edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat melalui pendekatan yang kreatif.


Sementara itu, Lomba Kreasi Busana mendorong pemanfaatan bahan yang masih bernilai guna sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan Lomba Rumah Dilan diharapkan menjadi pusat pembelajaran keluarga yang mampu meningkatkan pendidikan karakter, keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat.


“Rumah Dilan ini mudah-mudahan menjadi motivasi bagi seluruh kabupaten dan kota. Bukan hanya menjadi sebuah program, tetapi benar-benar menjadi tempat belajar, meningkatkan keterampilan, sekaligus wadah pemberdayaan keluarga sesuai kebutuhan masyarakat,” harapnya.