KETAPANG, Infokalbar.com – Persoalan yang melibatkan seorang buruh di proyek PT BAP di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak perusahaan dengan pekerja beserta keluarganya. Buruh tersebut, M. Nazar Syahputra, sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kisahnya viral karena sempat diberitakan terlantar saat menjalani perawatan di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. Kesepakatan penyelesaian tersebut dicapai melalui musyawarah pada Selasa (8/7/2026).
Kasus M. Nazar sebelumnya ramai menjadi perhatian setelah ia, yang baru sekitar satu pekan bekerja di proyek tersebut, mengalami sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisinya saat itu memicu simpati masyarakat karena beredar informasi bahwa ia belum memperoleh pendampingan dari pihak perusahaan. Seiring berjalannya komunikasi antara kedua belah pihak, persoalan tersebut kemudian diselesaikan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.
Penanggung jawab lapangan, Dede, menyampaikan bahwa sejak mengetahui kondisi M. Nazar yang menjalani perawatan di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, perusahaan langsung melakukan koordinasi internal guna menyelesaikan berbagai hal yang menjadi perhatian kedua belah pihak.
“Kami telah berkomunikasi dengan saudara M. Nazar dan pihak keluarganya. Alhamdulillah, melalui musyawarah dan komunikasi yang baik pada Selasa (8/7/2026), persoalan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Apa yang menjadi tanggung jawab perusahaan juga telah kami penuhi sesuai kesepakatan bersama,” ujar Dede.
Ia menambahkan, perusahaan mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi M. Nazar dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi agar penanganan terhadap pekerja yang mengalami kendala kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih baik
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Ke depan, kami akan terus meningkatkan koordinasi dan pelayanan kepada para pekerja agar hal serupa dapat ditangani dengan lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, M. Nazar Syahputra membenarkan bahwa persoalan yang sempat menjadi perhatian publik tersebut kini telah diselesaikan melalui komunikasi yang baik antara dirinya, keluarga, dan pihak perusahaan.
“Alhamdulillah, pada Selasa (8/7/2026) persoalan ini sudah diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan. Pihak perusahaan sudah menemui saya dan keluarga, serta telah memenuhi kewajibannya sesuai hasil kesepakatan. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan, keluarga, tenaga kesehatan di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, rekan-rekan jurnalis, dan semua pihak yang telah membantu hingga saya bisa kembali pulang ke Bandung,” ujar Nazar.
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan melalui musyawarah. Penyelesaian ini diharapkan menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pihak agar komunikasi antara perusahaan dan pekerja semakin baik, serta penanganan terhadap pekerja yang mengalami kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.












