LANDAK, Infokalbar.com – Sebuah unggahan Instagram mendadak viral. Judulnya bombastis: “Landak Disebut-Sebut Jadi Lahan Basah Tambang Ilegal, Benarkah Operasi Penertiban Hanya Sekedar Seremonial?”
Isi postingan menuding alat berat beroperasi bebas siang malam, sungai rusak, masyarakat menjerit, hingga dugaan backing aparat.
Tuntutan publik pun keras: bubarkan operasi PETI, tangkap cukong dan usut aliran upeti.
Namun, setelah dicek langsung di lapangan, tepatnya Sungai Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak Kalimantan Barat, klaim itu terbukti keliru.
Polres Landak aktif melakukan patroli, penyusuran, serta imbauan rutin. Fakta lapangan menegaskan tidak ada aktivitas PETI sebagaimana dituduhkan.
Fakta Lapangan Terkini
Polres Landak menegaskan komitmen menjaga ekosistem sungai. Aparat rutin menyusuri aliran sungai, memastikan tidak ada aktivitas tambang ilegal. Imbauan kepada masyarakat terus digencarkan agar tidak terjebak isu menyesatkan.
Kepolisian menekankan pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan informasi. Hoaks semacam ini berpotensi merusak kepercayaan publik, menimbulkan keresahan, dan menciptakan stigma negatif terhadap aparat maupun masyarakat lokal.
Cek Fakta Digital
Publik wajib mengadopsi protokol verifikasi ketat. Panduan berikut menjadi benteng logika menghadapi hoaks:
Validasi akun penyebar. Jangan silau oleh visual memukau. Utamakan institusi pers arus utama terverifikasi Dewan Pers. Abaikan blog misterius tanpa identitas.
Baca tubuh berita. Judul bombastis hanyalah kail klik. Membaca keseluruhan isi berita mutlak agar konteks tidak terpotong.
Latih skeptisisme sehat. Uji logika di balik klaim. Apakah opini ditopang data konkret atau sekadar permainan rasa takut? Hoaks biasanya miskin statistik namun kaya nuansa kemarahan.
Gunakan mesin periksa fakta. Untuk isu pemicu kepanikan massal, lakukan cek silang via kanal resmi.
Saring sebelum sharing. Filosofi ini etika elementer. Pastikan konten membawa manfaat lebih besar ketimbang potensi salah paham.
Melalui disiplin ketat, setiap individu menjelma tembok kokoh penangkal hoaks. Menjadi generasi cerdas digital bukan sekadar mengakses internet berkecepatan tinggi, melainkan menciptakan ekosistem siber higienis.
Akal sehat adalah benteng pamungkas. Jangan biarkan runtuh oleh gempuran sensasi sesaat. Fakta lapangan Sungai Pak Mayam membuktikan isu PETI hanyalah kabar bohong. Polres Landak hadir menjaga sungai tetap lestari.
Hoaks PETI Sungai Pak Mayam menjadi pelajaran penting. Publik harus kritis, tidak mudah terpancing narasi provokatif. Verifikasi fakta adalah vaksin digital melawan wabah hoaks.












