https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1997498815732277

Bupati Sintang Tunda Pilkades Serentak 2021

Sintang, info-kalbar.com | Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. Ph memutuskan untuk menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Sintang Tahun 2021.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 141/0253/DPMPD-B/Tahun 2021 tentang Penundaan Pentahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Sintang.

Surat Edaran tertanggal 18 Januari 2021 dan dikeluarkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang.

“Bahwa terkait dengan calon kepala desa yang telah mengurus syarat pencalonan tetap dinyatakan berlaku sepanjang sesuai ketentuan Peraturan perundang-undangan yang berlaku dan bagi desa yang telah membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa tetap berlaku, sambil menunggu pemberitahuan atau perintah lebih lanjut dari Panitia Pemilihan Kabupaten Sintang terkait lanjutan Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2021” terang Bupati Sintang.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang Herkulanus Roni menjelaskan bahwa penundaan dilakukan berdasarkan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pemilihan Kepala Desa dilaksanakan secara serentak dapat dilaksanakan bergelombang paling banyak 3 (tiga) kali dalam jangka waktu 6 (enam) tahun dengan interval waktu paling lama 2 (dua) tahun sekali dan dilaksanakan pada hari yang sama di seluruh desa dalam wilayah kabupaten Sintang ujarnya.

“Roni menjelaskan penundaan ini untuk menindaklanjuti Surat Edaran Mendagri Nomor 141/0012/BPD tanggal 5 Januari 2021 hal Pendataan Pilkades Serentak 2021 serta Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6892/SJ tanggal 22 Desember 2020 perihal Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Era Pandemi Covid-19 dan Surat Gubernur Kalimantan Barat Nomor 141/0191/DMPD-A tanggal 14 Januari 2021 hal Pendataan Pilkades Serentak Tahun 2021.”

Herkulanus Roni menambahkan bahwa penundaan ini juga memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sintang harus mempersiapkan dengan matang seluruh tahapan pilkades serentak dengan penerapan protokol kesehatan ujarnya”.

“Saat ini sebenarnya pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sintang sudah pada tahap penjaringan calon kepala desa. Namun, kita tunda sampai pada waktu yang akan ditetapkan oleh Panitia Pemilihan Kabupaten Sintang.Kami sekarang sedang menyusun ulang jadwalnya” terang Herkulanus Roni.

(Humas Pemda/Bams)

Leave a Reply

Your email address will not be published.