Berita  

Rayakan Ulang Tahun Teman, Gadis 14 Tahun Diperkosa Secara Bergilir

Perempuan diperkosa. (Ilustrasi/Istimewa)
Keterangan foto: Perempuan diperkosa. (Ilustrasi/Istimewa)

MAKASSAR, infokalbar.com – Nasib malang dialami AS, gadis berusia 14 tahun ini diperkosa secara bergilir oleh dua lelaki di sela-sela merayakan ulang tahun temannya di Kawasan Tanjung Bayang Kecamatan Tamalate Kota Makassar, Sabtu (31/07/2021).

“Korban berinisial AS, usia 14 tahun diduga diperkosa oleh dua orang laki-laki secara bergantian,” kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, usai mengamankan salah satu pelaku berinisial AG (20 tahun), Senin (02/08/2021).

Seperti dikutip dari Sindonews.com, Selasa (03/08/2021), kronologis kejadian bermula saat kedua pelaku bersama rekan-rekannya dan korban pergi merayakan ulang tahun di kawasan Pantai Tanjung Bayang.

Korban AS dijemput oleh pelaku AG di salah satu lokasi di Kecamatan Biringkanaya. Lalu dibawa ke Tanjung Bayang dengan menggunakan mobil–dengan maksud untuk merayakan ulang tahun temannya.

Sesampainya di lokasi tersebut, AG dan pelaku lainya berpesta miras di pinggir pantai bersama rekan-rekannya. Saat itu AG yang hendak buang air, dan mendapati pelaku lainnya telah berbuat cabul terhadap korban di dalam mobil.

“Lelaki AG ini kemudian ikut masuk ke dalam mobil dan turut memerkosa dan atau mencabuli korbannya,” kata Kasubnit 3 Jatanras Polrestabes Makassar, IPDA Didi Sutikno, seraya menyatakan, bahwa saat itu korban turut mendapat ancaman akan dibunuh jika tak melayani nafsu bejat AG. 

Usai kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan keduanya ke pihak yang berwajib. AG pun ditangkap di kediamannya, Jalan Kelapa Tiga, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar pada, pada Senin (02/08/2021). Sementara satu pelaku lainnya, masih dalam pengejaran polisi.

“Satu orang sudah diamankan tim Jatanras Polrestabes Makassar, lelaki inisial AG, umur 20 tahun, warga Kota Makassar. Terkait kasus pemerkosaan anak di bawah umur,” terang AKP Lando. (FikA)

Leave a Reply

Your email address will not be published.