Berita  

Massa Aksi Sayangkan Tak Satupun Anggota DPRD Kota Singkawang Hadir Menemui

SINGKAWANG, infokalbar.com – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ihsan Sutrisno, menyayangkan tidak adanya satupun Anggota DPRD Kota Singkawang yang hadir menemui massa saat aksi di Gedung DPRD Kota Singkawang, Selasa (12/04/2022).

Kepada wartawan Infokalbar.com, Ihsan mengatakan, padahal sebelumnya para mahasiswa ini telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada DPRD Kota Singkawang–yang pada intinya–bahwa para peserta aksi akan menemui mereka di Gedung DPRD Kota Singkawang untuk menyampaikan aspirasi dalam hal mewakili masyarakat ramai.

“Kemarin balasan surat dari DPRD Kota Singkawang dan ditandatangani oleh Ketua DPRD, bapak Sujianto, beliau memang tidak menginginkan atau pun melakukan penolakan terhadap kedatangan kami, akan tetapi kami tetap memaksakan diri, karena kami juga sudah meminta izin ataupun pemberitahuan kepada pihak kepolisian, tapi hal ini, hari ini, sangat disayangkan, tidak satu pun Anggota DPRD Kota Singkawang yang menemui kami,” jelasnya.

Dengan demikian, Ihsan menyatakan, ketidakhadiran satupun dari awak wakil rakyat itu juga akan menjadi pembahasan serius di intern para mahasiswa yang tergabung dalam massa aksi hari ini.

“Habis dari kegiatan aksi ini kami akan berkonsolidasi kembali, baik teman-teman HMI, teman-teman STIP dan teman-teman UT akan berkonsolidasi atas tidak hadirnya Dewan Perwakilan Rakyat yang menemui kami saat menyampaikan aksi damai,” katanya dengan raut wajah sesal.

Kendati pun demikian, Ihsan juga sangat berharap, agar empat tuntutan yang mereka sampaikan ke Gedung DPRD Kota Singkawang dapat ditindaklanjuti segera.

“Kami Himpunan Mahasiswa Islam berharap, diantara empat tuntutan kami itu, di dalam waktu dekat ini, ada tuntutan yang memang harus disegerakan, harus ditindaklanjuti, salah-satunya tentang permasalahan solar dan minyak goreng. Itu bisa di cek harga di pasar-pasar, sangat melambung tinggi harganya,” katanya.

“Harapan kami kedepan maupun sekitaran satu bulan ini, Pemerintah Kota Singkawang atau pun DPRD Kota Singkawang dapat mengawasi dan melihat bagaimana kondisi bahwa barang sembako pada hari ini sangat meningkat, khususnya di minyak goreng dan sembako sembako lainnya,” sambungnya.

Masih kata Ihsan, jika tuntutan aksi damai ini tidak segera diindahkan oleh pihak-pihak terkait, ia menekankan, kemungkinan pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi gelombang kedua.

“Kita akan melakukan kajian-kajian selanjutnya, dan mungkin akan ada sebuah gelombang kedua untuk aksi unjuk rasa lagi,” tutupnya.

Sebelumnya, dari data dan narasi yang dihimpun, adapun keempat poin sikap yang disampaikan para peserta aksi tersebut diantaranya;

1. Menolak tentang penundaan pemilu dan perpanjangan tiga periode presiden. 

2. Massa aksi menuntut untuk menyelesaikan permasalahan minyak goreng dan kenaikan harga minyak goreng.

3. Segera menyelesaikan permasalahan kelangkaan solar yang terjadi di Kota Singkawang.

4. Massa aksi meminta tidak adanya intervensi dari pihak-pihak kampus mengenai mahasiswa yang yang ikut kegiatan aksi damai ini. (Indra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *