Sekadau, Infokalbar.com – Jajaran Satlantas Polres Sekadau menggelar kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 Tahun 2025. Kegiatan digelar di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau, Kamis 11 September 2025.
Donor darah ini bekerja sama dengan PMI Sekadau, RSUD Sekadau, serta Sidokkes Polres Sekadau. Selain untuk memperingati HUT Lalu Lintas, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Dari 23 orang yang mendaftar, 18 berhasil mendonorkan darah. Rinciannya, 10 kantong golongan A, 3 kantong golongan B, dan 5 kantong golongan O. Semua hasil donor diserahkan kepada PMI Sekadau untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Sudarsono, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Polri, Bhayangkari, dan masyarakat yang berpartisipasi.
“Alhamdulillah, terkumpul 18 kantong darah. Semoga sumbangan ini bermanfaat bagi yang membutuhkan,” ujar IPTU Sudarsono.
Ketua Markas PMI Sekadau Irpandi, turut mengapresiasi sinergi ini. “Kami menyambut baik kerja sama dengan Satlantas Polres Sekadau. Semoga terus berlanjut dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Sigit Heru Widodo, salah satu pendonor, mengungkapkan ini pengalaman keduanya di Polres Sekadau, meski dirinya sudah mendonorkan darah 14 kali sebelumnya.
“Mari dukung gerakan donor darah ini. Terima kasih kepada Satlantas Polres Sekadau, semoga bermanfaat bagi pendonor maupun penerima,” ujar Sigit.
Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasi Humas IPTU Triyono menekankan pentingnya donor darah rutin sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Menjelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 pada 22 September, kami berharap kegiatan sosial ini terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak masyarakat, sehingga manfaatnya dirasakan seluas-luasnya,” tutur IPTU Triyono.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Polri dan masyarakat untuk memperkuat nilai kemanusiaan, sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti mendonorkan darah.












