Pangdam XII/Tanjungpura Dukung Penuh Uji Kompetensi Wartawan PWI Kalimantan Barat

Dukungan nyata Pangdam XII/Tanjungpura terhadap UKW PWI Kalbar 2025 menjadi pesan kuat bahwa kwalitas jurnalisme harus terus ditingkatkan.
Dukungan nyata Pangdam XII/Tanjungpura terhadap UKW PWI Kalbar 2025 menjadi pesan kuat bahwa kwalitas jurnalisme harus terus ditingkatkan.

KUBU RAYA, Infokalbar.com – Suasana siang yang teduh dengan semilir angin sepoi-sepoi menyambut rombongan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat yang memasuki Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura, Senin (15/9/2025).

Kedatangan mereka disambut langsung dengan hangat dan penuh keakraban oleh Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., beserta sejumlah perwira tinggi.

Pertemuan yang berlangsung dalam sebuah ruangan luas itu mengusung nuansa humanis dan penuh kolaborasi, mencerminkan semangat persatuan untuk kemajuan daerah di bumi Khatulistiwa ini.

Sambutan Sangat Hangat

Rombongan jurnalis yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi, tidak disambut dengan formalitas kaku, melainkan dengan jabat tangan erat dan senyum keceriaan dari sang Jenderal.

Kehadiran sejumlah pejabat tinggi Kodam seperti Kasdam Brigadir Jenderal TNI Putra Widyawinaya dan Kapendam semakin menegaskan keseriusan institusi militer dalam membangun relasi yang solid dengan dunia pers.

Di sisi lain, PWI Kalbar juga hadir dengan kekuatan penuh. Turut mendampingi Wawan Suwandi adalah Sekretaris Zainul Irwansyah, serta Ketua Divisi Hukum Sudirman, S.H., M.H., yang menandakan aspek legalitas dan profesionalitas dalam setiap langkah organisasi.

Misi Kunjungan

Inti dari kunjungan silaturahmi ini disampaikan secara gamblang oleh Plt. Ketua PWI Kalbar, Wawan Suwandi.

Ia memaparkan rencana besar PWI Kalbar untuk menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada tanggal 19-20 September 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat ini bukan sekadar ujian, melainkan sebuah ikhtiar untuk meningkatkan standar kompetensi dan profesionalitas para jurnalis di daerah.

“Kami juga bermaksud untuk mengundang Bapak Pangdam secara resmi untuk hadir dan memberikan semangat dalam acara pembukaan, yang rencananya akan dibuka oleh Bapak Gubernur Kalbar, Ria Norsan,” ujar Wawan di hadapan Pangdam dan para perwira.

Wawan juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan UKW ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Moestopo Beragama, Jakarta.

Kolaborasi ini menjamin kredibilitas dan mutu dari pelaksanaan uji kompetensi. Acara tersebut bahkan akan dihadiri oleh tamu kehormatan dari Pengurus Pusat PWI periode 2025-2030, menandakan pentingnya event ini dalam peta jurnalistik nasional.

Berkat Dukungan Penuh

Mayor Jenderal TNI Jamallulael menyambut dengan sangat positif seluruh rencana yang disampaikan oleh PWI Kalbar.

Jenderal bintang dua ini dikenal dengan pendekatan humanis-nya itu menegaskan bahwa dukungan terhadap dunia pers yang sehat dan profesional adalah bagian dari komitmen TNI dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan menyukseskan pembangunan.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya inisiatif dan program PWI Kalbar. Uji Kompetensi ini adalah langkah yang sangat tepat untuk memastikan bahwa informasi yang sampai kepada masyarakat disampaikan oleh para profesional di bidangnya,” ucap pria yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991 dan mahir dalam bidang Korps Zeni.

Namun, dengan sifatnya yang transparan dan menghargai komitmen, Pangdam menyampaikan permohonan maaf karena pada jadwal pembukaan UKW, ia telah memiliki agenda yang tidak dapat diubah, yaitu meninjau langsung kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah perbatasan.

Kehadirannya pada pembukaan akan diwakilkan oleh pejabat tinggi Kodam lainnya.

Ini Janji Pangdam

Meski berhalangan hadir di pembukaan, Pangdam Jamallulael memberikan janji yang konkret.

“Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat hadir pada acara penutupan kegiatan UKW nanti,” ucap Pria kelahiran Bogor Jawa Barat, 10 September 1968 ini.

“Saya juga sangat berkenan dan menantikan untuk dapat menerima langsung silaturahmi dari tim penguji dari Universitas Moestopo dan para pengurus PWI Pusat, termasuk Bapak Ketua PWI Akhmad Munir,” ujarnya penuh antusias.

Janji ini bukan sekadar basa-basi diplomatis, melainkan cerminan dari komitmennya untuk menjembatani hubungan antara TNI dan insan pers.

Kehadirannya di penutupan dinilai sangat strategis untuk memberikan apresiasi langsung kepada para wartawan yang telah menjalani ujian dan untuk memperkuat jejaring antara institusi militer, organisasi profesi jurnalis, dan akademisi.

Isi Makna Strategis

Pertemuan antara pimpinan tertinggi militer di Kalimantan Barat dengan pimpinan organisasi wartawan ini memiliki makna yang sangat dalam.

Sinergi antara TNI dan Pers adalah pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Pers yang profesional dapat menjadi mitra strategis TNI dalam menyebarkan informasi yang akurat dan mendidik masyarakat, sekaligus mengawal proses pembangunan di daerah, termasuk di wilayah-wilayah terdepan dan terpencil.

Dukungan nyata Pangdam XII/Tanjungpura terhadap UKW 2025 menjadi pesan kuat bahwa kwalitas jurnalisme harus terus ditingkatkan.

Dalam era informasi yang bergerak sangat cepat, kehadiran wartawan-wartawan yang kompeten, terverifikasi, dan berintegritas tinggi adalah sebuah keharusan.
Mereka adalah benteng pertama melawan hoaks dan disinformasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Dengan dukungan penuh dari institusi sebesar Kodam XII/Tanjungpura, gelaran UKW PWI Kalbar 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ritual organisasi.

Akan tetapi menjadi titik balik bagi peningkatan mutu jurnalisme di Kalimantan Barat, yang pada akhirnya akan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. (M Tasya)