SANGGAU, Infokalbar.com – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menuai kontroversi tajam. Isu ini mencuat dalam rapat pembahasan anggaran perubahan (RAPBDP) 2026 di gedung DPRD Sanggau.
Pada Senin (12/10/2026) salah satu sumber Infokalbar.com di lingkungan DPRD Sanggau menilai seleksi tersebut tidak mencerminkan rasa keadilan di tengah masyarakat multi etnis.
“Seleksi JPT Pratama tidak mencerminkan keadilan. Sanggau ini kabupaten multi etnis,” tegasnya.
Senada, Drs Gusti Arman M.Si, Pangeran Ratu Keraton Surya Negara Sanggau, menyoroti seleksi terbuka yang sarat kepentingan politik.
“Tidak mencerminkan keadilan bagi peserta. Kuat dugaan adanya rekayasa panitia pelaksana,” ujarnya.
Peserta seleksi secara umum merupakan lulusan Strata I dan Strata II. Jenjang kepangkatan mereka pun memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.
“Akan tetapi hasilnya jauh panggang dari api. Menimbulkan pertanyaan dan perdebatan di masyarakat,” lanjut Gusti Arman.
Klaim Rangkaian Seleksi Ketat dan Transparan
Pemerintah Kabupaten Sanggau mengekalim telah resmi merampungkan seluruh tahapan Seleksi Terbuka (Selter) JPT Pratama Tahun 2026.
Panitia Seleksi (Pansel) diketuai Drs. Aswin Khatib, M.Si. Mereka mengumumkan daftar pemeringkatan peserta serta nama ASN yang menembus posisi 3 Besar pada 13 jabatan eselon II.B.
Pengumuman hasil akhir bernomor 011/PANSEL/2026 menandai berakhirnya rangkaian pengujian sejak pertengahan Juli 2026. Proses diawali pengumuman pendaftaran 20 Juli 2026.
Pansel melakukan evaluasi menyeluruh melalui empat skema bobot penilaian:
Penelusuran Rekam Jejak: 20%
Uji Kompetensi Manajerial (Assessment): 25%
Uji Kompetensi Bidang (Penulisan Makalah): 20%
Uji Kompetensi Bidang (Wawancara): 35%
Daftar Peraih Peringkat Pertama di 13 Posisi Strategis
Berdasarkan akumulasi nilai seluruh tahapan seleksi, berikut kandidat peringkat ke-1 di masing-masing posisi:
- Inspektur: Christina Lisana Nuningsih, SE., M.E. (82,18)
- Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda: Silvester Roy Wiranto, S.E., M.E. (81,78)
- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda: Dr. Marina Rona, S.H., M.H. (85,89)
- Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM: Dr. Benediktus Hendro, S.STP, M.Kesos (82,20)
- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: Dr. Marina Rona, S.H., M.H. (83,76)
- Kepala Dinas Kesehatan: Bassilinus, S.K.M. (80,45)
- Kepala Bapperida: Yulius Elto, S.Sos., M.A.P. (83,34)
- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang: Aris Sudarsono, ST, MT (77,43)
- Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan: Martinus Nomensen, ST., SE., MM (76,57)
- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Agun Sugiarto S., AP (80,59)
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup: Marselus Junihardi, S.Hut (77,67)
- Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata: Valentinus Sudarto, S.Sos, M.Si (82,80)
- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja: Dr. Benediktus Hendro, S.STP, M.Kesos (82,69)
Daftar lengkap peringkat 1, 2, dan 3 dapat diakses melalui papan pengumuman BKPSDM serta laman web resmi Pemkab Sanggau.
Keputusan di Tangan PPK
Ketua Pansel, Drs. Aswin Khatib, M.Si, mengeklaim hasil pemeringkatan 3 besar bersifat final, mutlak, dan tidak dapat diganggu gugat.
“Peserta peringkat tiga besar diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK/Bupati Sanggau) untuk diproses sesuai ketentuan perundang-undangan. Masuknya nama dalam 3 besar belum menjadi penetapan definitif, karena kewenangan akhir berada di tangan PPK,” kata Aswin Khatib.
Pemerintah Kabupaten Sanggau juga mengeklaim seleksi terbuka dan transparan ini akan menghasilkan pejabat definitif mampu membawa inovasi, integritas.
Serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Daranante. Namun, sorotan publik atas dugaan rekayasa dan ketidakadilan masih terus mengemuka.












