SINGKAWANG, infokalbar.com – Sungai merupakan suatu jalur aliran besar dimana air bisa mengalir sampai jauh. Air sungai juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat, tak terkecuali masyarakat Kota Singkawang.
Oleh karena itu, perlu sekali untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan air sungai agar air sungai tersebut selalu bisa dipakai oleh masyarakat. Karena keberadaan sungai yang bersih jelas akan memberikan manfaat kepada masyarakat itu sendiri, seperti untuk mandi, mencuci pakaian dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, keberadaan sungai juga penting bagi ekosistem alam, khususnya teruntuk habitat yang hidup di dalamnya.

Terkait dengan hal itu, Ketua DPRD Kota Singkawang, Sujianto, meminta kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah atau limbah sembarangan ke dalam sungai.
“Kalo limbahnya dialirkan ke sungai, maka jelas akan berdampak buruk ke air sungai–seperti air sungai akan menimbulkan bau tak sedap ataupun Air sungai yang semulanya bisa dipakai–dengan limbahnya dibuang ke sungai, sudah jelas sungai akan menjadi kotor, sedangkan air sungai tersebut masih banyak digunakan oleh masyarakat, seperti untuk mencuci pakaian dan mandi,” katanya kepada Infokalbar.com, Sabtu 7 Mei 2022.
“Kalo Air sungai sudah tercemar oleh kotoran limbah yang dibuang ke sungai, jelas air sungai tak akan bisa dipakai lagi, jadi tolong juga bagi pengusaha PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di Singkawang Timur limbahnya jangan dibuang ke sungai,” tambah Sujianto.

Lebih jauh, Sujianto berharap kepada pengusaha atau pekerja PETI di wilayah tersebut dapat memperhatikan lingkungan, khususnya terhadap kebersihan sungai l, karena keberadaan sungai masih dibutuhkan oleh banyak masyarakat di Singkawang.
“Dan para pekerja PETI tidak membuang limbahnya ke sungai yang menyebabkan air sungai jadi tercemari dan tak bisa di gunakan oleh masyarakat lagi,” harapnya.
Sujianto juga berharap agar kedepannya tidak ada lagi masyarakat atau pengusaha lagi membuang kotoran atau limbah ke arus sungai, karena dampak dari kotoran limbah tersebut sangat buruk untuk kebersihan air sungai serta lingkungan.

“Oleh karenanya mari kita sama-sama menjaga dan tidak mengorbankan masyarakat pengguna air sungai,” pesannya.
Terakhir, masyarakat juga berharap, harapan, dengan terbitnya pemberitaan ini, maka keluhan mereka dapat didengar oleh stakeholder terkait, dan kedepannya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai semakin meningkat.
“Oleh sebab itu kami berharap pihak pekerja PETI bisa mengerti dan tidak lagi membuang kotoran limbah ke sungai, bersama-sama mulai saat ini hingga kedepannya, kita sama-sama menjaga kebersihan sungai serta lingkungan,” tutur salah seorang masyarakat kepada wartawan. (Indra)












